SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI MINAL AIDIN WAL FAIZIN.
Tampilkan postingan dengan label Cerita silat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita silat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Maret 2015

KHOO PING HOO

 KHO PING HOO

kho ping hoo
Menurut banyak sumber yang dapat dipercaya bahwa, nama lengkap dari Kho Ping Hoo adalah Asmaraman Sukowati Kho Ping Hoo, beliau lahir di Kota Sragen, Jawa Tengah, pada tanggal 17 Agustus 1926 (meninggal pada tanggal 22 Juli 1994 yaitu pada umur 67 tahun) adalah penulis cerita silat yang sangat populer di Indonesia. Kho Ping Hoo sangat dikenal masyarakat luas karena hasil karyanya silat Indonesia, khususnya yang bertemakan Tionghoa Indonesia.

Kurang lebih selama 30 tahun lebih berkarya, dia telah menulis sekitar 400 judul serial berlatar Cina, dan 50 judul serial berlatar Jawa. Walaupun menulis cerita-cerita silat berlatar Tiongkok, penulis yang produktif ini tidak bisa membaca dan menulis dalam bahasa Mandarin. Ia banyak mendapat inspirasi dari film-film silat Hong Kong dan Taiwan. Karena tidak bisa berbahasa Mandarin, Kho Ping Hoo tidak memiliki akses ke sumber-sumber sejarah negeri Tiongkok berbahasa Cina, sehingga banyak fakta historis dan geografis Tiongkok dalam ceritanya tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya. Dari sebab itu, karya Kho Ping Hoo akan membingungkan bagi yang mengerti sastra atau sejarah Tiongkok yang sebenarnya.

Selain karya-karya yang termuat di blog ini, masih terdapat karya-karya Asmaraman S. Kho Ping Hoo lain yang merupakan karangan-karangan lepas (satu judul/kisah tamat) baik berlatar belakang Tionghoa maupun Jawa seperti serial Pecut Sakti Bajrakirana dan serial Badai Laut Selatan yang berlatarbelakang masa Kesultanan Mataram Islam dan zaman Airlangga.

Beberapa sinetron yang ditayangkan televisi Indonesia juga memiliki kemiripan cerita dengan novel Kho Ping Hoo. Beberapa di antaranya adalah sinetron serial Angling Dharma yang mirip dengan alur cerita Bu Kek Siansu dan sinetron serial Misteri Gunung Merapi yang mirip dengan Alap-alap Laut Kidul (Lindu Aji) dan Bagus Sajiwo. Padahal dalam cerita asalnya, Misteri Gunung Merapi lebih bernuansa daerah Sumatra dengan Gunung Sorik Marapi-nya. Tidak diketahui apakah ini merupakan kebetulan ataukah bukan.

Karya Kho Ping Hoo, terutama cerita silatnya, mempunyai arti penting di hati para pembacanya di Indonesia, terutama para keturunan Tionghoa yang di besarkan di rezim Soeharto. Hal ini disebabkan karena pada masa tersebut kebudayaan Tionghoa mendapat tekanan relatif keras di Indonesia. Dalam suasana tersebut, karya Kho Ping Hoo menjadi "sumber" yang langka untuk kebudayaan, sejarah, agama bahkan moral Tionghoa, walaupun sebenarnya karya tersebut hanyalah tuangan fantasi Kho Ping Hoo.

Walaupun banyak fakta sejarah dan letak tempat Tiongkok dalam ceritanya yang tidak sesuai dengan kenyataan, cerita Silat Kho Ping Hoo tetap berkesan mendalam bahkan menjadi pembentuk watak bagi para penggemarnya. Karyanya yang penuh fantasi membangkitkan rasa ingin tahu dan keinginan untuk belajar lebih banyak tentang budaya Tiongkok atau Cina di kalangan pembacanya.

Peranakan Tionghoa ini lahir di Sragen, tanggal 17 Agustus 1926. Ia meninggal pada tanggal 22 Juli 1994 karena serangan jantung. Kho Ping Hoo adalah kakek dari drummer Club 80's, Deddy Mahendra Desta.

SERIAL BU-KEK SIAN-SU (17 Judul)
    01. Bu-kek Sian-su
    02. Suling Emas
    03. Cinta Bernoda Darah
    04. Mutiara Hitam
    05. Istana Pulau Es
    06. Pendekar Bongkok
    07. Pendekar Super Sakti
    08. Sepasang Pedang Iblis
    09. Kisah Sepasang Rajawali
    10. Jodoh Rajawali
    11. Suling Mas Naga Siluman
    12. Kisah Para Pendekar Pulau Es
    13. Suling Naga
    14. Kisah Si Bangau Putih
    15. Kisah Si Bangau Merah
    16. Si Tangan Sakti
    17. Pusaka Pulau Es

SERAL DEWI SUNGAI KUNING ( 2 Judul )
   01. Dewi Sungai Kuning
   02. Kemelut Kerajaan Mancu

SERIAL GELANG KEMALA ( 3 Judul )
   01. Gelang Kemala
   02. Dewi Ular
   03. Rajawali Hitam

SERIAL IBLIS DAN BIDADARI ( 2 Judul )
   01. Iblis dan Bidadari
   02. Lembah Selaksa Bunga

SERIAL JAGO PEDANG TAK BERNAMA ( 4 Judul )
   01. Jago Pedang Tak Barnama
   02. Kisah Sepasang Naga
   03. Pedang Ular Merah
   04. Pedang Pusaka Naga Putih


Senin, 08 Desember 2014