Propellerads
MENGUCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU 2021 SEMOGA KITA SEHAT SELALU DAN BANYAK REJEKI SERTA PANJANG UMUR.

Senin, 26 Januari 2015

HATI KORBAN DI MAKAN MENTAH MENTAH

SAMPIT – Tentu sahabat sekalian masih ingat di benak kita dengan seorang yang bernama Sumanto sang kanibal asal Purbalingga, Di Kotawaringin Timur, Kalteng, juga ada seseorang yang mirip mengikuti jejak Sumanto tersebut.

Namun kali ini orangnya lebih sadis lagi. Dia adalah seseorang yang bernama Budi Santoso, pelaku penjagalan dua karyawan perusahaan perkebunan kepala sawit PT Bisma Dharma Kencana, di Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Tidak hanya menghabisi korbannya dengan cara brutal, Budi ternyata juga menebas kepala Mukada, hingga terpisah dari badan. Tidak berhenti sampai disitu, kesadisan Budi ternyata berlanjut.

Dia membelah dada serta memotong hati hati Sutono, salah seorang korban lainnya dan memakan hati tersebut.

Dilansir Kalteng Pos (Grup JPNN.com), Rabu (21/1), menurut informasi yang beredar menyebutkan, alasan Budi berbuat sadis karena sakit hati dengan korban yang telah membuatnya dikeluarkan dari pekerjaan.

Dua karyawan perusahaan itu yaitu seorang mandor dan satpam sempat terlibat perkelahian dengan Budi. Namun, karena pelaku mempergunakan dodos (alat pemetik buah sawit), satpam dan mandor perusahaan akhirnya tewas di tempat kejadian.

Sebelum terjadi peristiwa nahas itu, pelaku sempat mencegat bus sekolah yang menjemput anak-anak karyawan sekitar pukul 12.00 WIB. Pelaku yang disebut sempat mengamuk itu membuat para anak sekolah panik.

Di tengah kepanikan itu, mandor dan satpam yang merupakan dua korban tewas sempat berupaya menghadang pelaku. Tindakan ini rupanya justru membuat pelaku kalap.

Hingga akhirnya dodos yang dibawa pelaku untuk menghadang mobil pengangkut anak sekolah dijadikan senjata menyerang satpam dan mandor PT BDK.

Hingga saat ini polisi masih belum mengetahui motif Budi Santoso yang juga mantan karyawan perusahaan perkebunan tersebut melakukan tindakan sadisnya.(sumber/JPNN.com)

Senin, 08 Desember 2014

Selasa, 02 Desember 2014

HARI AYAH

Hari ini Google Dodle memposting logo gambar Ayah yang sedang bermain dengan putranya, untuk memperingati hari ayah, kalau dulu yang ada memang Hari Ibu tetapi sekarang suadah ada hari Ayah yang di peringati tepat pada hari Rabu tanggal 12 Nopember 2014.

Memang khususnya di Indonesia Hari Ayah baru di peringati pada tanggal tersebut di atas jadi kelihatannya unik, dan anehnya yang memperkarsai Hari Ayah tersebut justru kaum Ibu, yaitu Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP), komunitas komunikasi lintas agama yang sebagai penggeraknya.

Pendeklarasian Hari Ayah dilakukan di Pendapa Gede Balaikota Solo, Jawa Tengah. PPIP berangkat dari fakta bahwa ayah sebagai bagian dari keluarga memegang peran sangat penting dalam pembentukan karakter keluarga. Peringatan Hari Ayah juga menunjukkan bahwa orang tua merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Jika ada Hari Ibu untuk mengenang jasa ibu, maka sewajarnya sebagai penyeimbang ada Hari Ayah.

Tidak hanya di Solo, PPIP juga mendeklarasikan Hari Ayah di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur pada tanggal dan jam yang sama pada tahun 2006 tersebut. Kini setelah delapan tahun berlalu sejak peringatan pertama Hari Ayah Nasional

  


Rabu, 12 November 2014